Pengendalian Penyakit Moler Bawang Merah

Pengendalian Penyakit Moler Bawang Merah

0
SHARE

KabarTani.com-Penyakit Moler atau layu pada tanaman bawang merah merupakan penyakit yang sangat sering ditemui dan paling banyak terjadi saat musim penghujan. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Fusarium Oxysporum. Moler sangat mudah menginfeksi pada daun tanaman bawang merah yang terlalu subur.

Gejala serangan:

Bagian tanaman yang diserang adalah bagian dasar umbi lapis,sehingga pertumbuhan akar & umbi terganggu.

Gejala yang terlihat pada daun:

  • Daun bawang merahmenguning & cenderung terpelintir
  • Tanaman sangat mudah tercabut dan bahkan membusuk
  • Pada dasar umbi terlihat cendawan berwarna keputih-putihan,serangan yang berlanjut akan menyebabkan tanaman mati.

Faktor Yang Menyebabkan Serangan Moler:

  1. Benih / bibit bawang merah yang kurang sehat

Benih yang kurang sehat dapat dengan mudah terserang bermacam-macam penyakit, seperti halnya penyakit moler ini.

  1. Kurang tepat dalam pemilihan Varietas Bawang merah

Memilih varietas bawang merah yang akan ditanam haruslah tepat, serta harus tau keunggulan dan kekurangan masing-masing varietas. Missal saat musim penghujan menanam varietas Bauji dan saat kemarau menanam varietas Thailand.

  1. Tanaman bawang merah terlalu subur dan terlalu rapat

Di musim hujan tanaman bawang merah bisa tumbuh dengan subur, ditambah lagi pemupukan dengan unsur N yang terlalu berlebihan hal ini akan mengakibatkan pertumbuhan jadi over diperparah dengan jarak tanam yang terlalu dekat akan mengakibatkan kelembaban udara tinggi dan hal ini mengakibatkan cendawan Fusarium Oxysporum mudah berkembang dan menyerang.

Pengendalian:

  • Hindari menanam bawang merah di lahan bekas penyakit moler
  • Perbaikan sistem drainase lahan
  • Menenam umbi yang bebas penyakit dan
  • Mencabut tanaman yang terinfeksi