Pertanian Hama Pertanian Perangkap Berferomon Teknologi Pengendalian Penggerek Batang Padi (Kuning)

Perangkap Berferomon Teknologi Pengendalian Penggerek Batang Padi (Kuning)

1
Bagikan

Kabartani.comPenggerek batang padi (kuning), merupakan salah satu hama penting pada tanaman padi. Pengendalian hama ini sering dilakukan terlambat karena tanaman kena serangan baru diketahui petani setelah melihat adanya kerusakan tanaman padi, seperti gejala bekas gerekan larva (ulat) atau adanya kotoran ulat pada batang padi.

Petani umumnya mengendalikan batang padi (kuning) dengan penyemprotan insektisida, atau tidak dikendalikan karena larva ada di dalam (pangkal) batang padi. Teknologi alternatif yang lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan untuk memantau atau mengendalikan penggerek batang padi (kuning) dapat dilakukan dengan pemasangan perangkap berferomon.

Feromon merupakan senyawa yang dilepas oeh salah satu jenis serangga yang dapat mempengaruhi atau untuk berkomunikasi dengan serangga lain yang sejenis dalam sistem kawin serangga tersebut. Feromon seks sintetik dapat diformulasikan untuk memikat dan memerangkap serangga hama jantan.

Dengan demikian mengacaukan/memperkecil peluang serangga hama jantan dewasa untuk bertemu dengan serangga hama betina, mengurangi peluang kawin sehingga menurunkan populasi serangga hama generasi berikutnya.

Aplikasi Feromon

Penggunaan feromon untuk mengendalikan hama penggerek batang padi (kuning) dapat dilakukan dengan menggunakan perangkap toples plastik yang dirancang khusus:

  • Bagian dinding toples diberi lubang memanjang selebar lebih kurang 2 cm sebagai jalan masuk serangga penggerek batang padi.
  • Pelet berferomon digantung dengan menggunakan kawat dan peniti pada tutup toples tepat di atas lubang masuk tersebut.
  • Bagian bawah toples diisi dengan air sabun atau air + perekat + insektisida (kurang lebih 5 cm).
  • Perangkap berferomon ditempatkan di areal persawahan secara acak.

Untuk pemantauan diperlukan 5 – 6 unit per hektar dan untuk penanggulangan dibutuhkan 12 – 15 unit per hektar dan dipasang pada jarak yang proporsional.

Pemasangan perangkap dilakukan pada saat mulai tanam atau paling tidak 10 hari setelah tanam ditempatkan pada ketinggian 50-75 cm di atas permukaan tanah agar selalu berada pada posisi sedikit di atas tajuk tanaman.

Simak juga : Cara Membuat Insektisida Organik Untuk Hama Wereng dan Penggerek Batang Pada Tanaman Padi

Loading...

1 KOMENTAR

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here