Perbedaan dan Ciri-ciri Ikan Nila Jantan dan Betina

Perbedaan dan Ciri-ciri Ikan Nila Jantan dan Betina

0
SHARE

KabarTani.com – Pengelolaan induk dalam kegiatan usaha pembenihan ikan nila mempunyai peranan sangat penting dalam menunjang keberhasilan, karena induk merupakan salah satu faktor utama yang akan menentukan kualitas dan kuantitas benih yang dihasilkan.

Jumlah induk ikan nila pada suatu areal atau kolam pemijahan ditentukan oleh induk jantan dan ukuran induk. Hal ini disebabkan sifat ikan nila memijah adalah dimana induk jantan akan membuat suatu daerah teritorial yang tidak boleh digangggu ikan lain.

Simak juga 

Jumlah ikan betina umumnya lebih banyak dari pada ikan jantan, hal ini agar mudah memberi kesempatan pada jantan untuk dapat menemukan betina yang matang gonad.

Ikan nila yang ukurannya masih kecil belum menampakkan perbedaan alat kelamin. Setelah bobot ikan mencapai 50-60 gram perbedaan kelamin sudah mulai terlihat.

perbedaan-ikan-nila-dan-ikan-mujair-kabartani
Perbedaan ikan nila dengan ikan mujair

Perbedaan ikan Nila Jantan dan Betina berdasarkan jenis kelaminnya

ciri-ciri-ikan-nila-jantan-dan-betina-kabartani
Ciri-ciri ikan nila jantan dan betina berdasarkan kelaminnya

1. Nila Jantan

  • Ikan nila jantan memiliki ukuran sisik yang lebih besar dari pada ikan nila betina.
  • Alat kelamin ikan nila jantan berupa tonjolan yang agak runcing yang berfungsi sebagai muara saluran urin dan saluran sperma yang terletak di depan anus.
  • Jika diurut, perut ikan nila jantan akan mengeluarakan cairan bening.

2. Nila Betina

  • Sedangakan ikan nila betina mempunyai lubang genital terpisah dengan lubang saluran urin yang terletak di depan anus.
  • Perbedaan kelamin antara ikan nila jantan dan betina dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Bentuk hidung dan rahang belakang ikan nila jantan melebar dan berwarna biru muda. Pada ikan betina, bentuk hidung dan rahang belakang agak lancip dan berwarna kuning terang. Sirip punggung dan sirip ekor ikan nila jantan berupa garis putus-putus.

Sementara itu, pada ikan nila betina, garis berlanjut (tidak putus) dan melingkar. Perbedaan antara ikan nila jantan dan betina dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

tabel-perbedaan-ikan-nila-jantan-dan-betina-kabartani
Tabel perbedaan ikan nila jantan dan nila betina

Keberhasilan Usaha pembenihan ikan nila sangat ditentukan oleh kualitas induk, secara umum ciri-ciri induk nila yang baik adalah sebagai berikut:

  • Mampu memproduksi benih dalam jumlah yang besar dengan kualitas yang tinggi.
  • Pertumbuhannya sangat cepat.
  • Sangat responsif terhadap makanan buatan yang diberikan.
  • Resisten terhadap serangan hama, parasit dan penyakit.
  • Dapat hidup dan tumbuh baik pada lingkungan perairan yang relatif buruk.
  • Ukuran induk yang baik untuk dipijahkan yaitu 120-180 gram lebih perekor dan berumur sekitar 4-5 bulan

Induk yang akan digunakan adalah induk yang siap memijah atau bakalan induk yang belum siap memijah. Induk yang berkualitas baik kondisi sehat, bentuk badan normal, sisik besar dan tersusun rapi, kepala relatif kecil dibandingkan dengan badan, badan tebal dan berwarna mengilap (tidak kusam), gerakan lincah dan memiliki respon yang baik terhadap pakan tambahan.

tabel-ciri-ciri-induk-jantan-dan-induk-betina-kabartani
Tabel ciri ciri induk jantan dan induk betina

Sedangkan menurut SNI 01- 6138 – 1999 Kriteria kuantitatif sifat reproduksi dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

tabel-kriteria-sifat-kuantitatif-reproduksi-kabartani
Tabel kriteria sifat kuantitatif reproduksi

Simak juga Cara Mencegah Hama Dan Penyakit Dalam Budidaya Ikan Nila

Demikianlah sedikit informasi mengenai “Perbedaan dan Ciri-ciri Ikan Nila Jantan dan Betina“, semoga informasi ini bermanfaat sobat tani sekalian. Jangan lupa untuk bergabung dengan fanspage facebook kabartani untuk memperoleh informasi terbaru dari kabartani.