Petani Rumahan: Berbagi Pengalaman Budidaya Brokoli

Petani Rumahan: Berbagi Pengalaman Budidaya Brokoli

0
Bagikan

Kabartani.com – Di Indonesia budidaya brokoli sangat mudah sekali dilakukan, mengingat tanaman ini sangat cocok untuk iklim di Indonesia. Cukup banyak petani kita yang menanam brokoli, mulai dari untuk konsumsi sendiri juga untuk bisnis.

Simak juga Petani Rumahan: Mudahnya Menanam Bawang Merah di Lahan Sempit

Tanaman brokoli merupakan salah satu jenis dari tanaman kubis yang kaya akan vitamin yang sehat bagi tubuh. Tanaman brokoli yang memiliki nama latin Brassica oleracea L. pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1970. Selain rasa dan kandungan vitamin yang dimiliki brokoli, tanaman ini juga sangat mudah ditumbuhkan di Indonesia.

Tanaman Brokoli sangat mudah tumbuh pada lahan perkebunan dengan intensitas sinar matahari yang cukup. Jika anda memiliki lahan pekarangan yang tak terpakai, lebih baik dimanfaatkan untuk budidaya tanaman brokoli. Seperti yang saya lakukan beberapa bulan yang lalu, seperti apa? berikut langkah-langkahnya:

1. PENYEMAIAN

Sebelum disemai, benih perlu diberi beberapa perlakuan sebagai berikut:

  • Sterilisasi benih, dengan merendam benih menggunakan larutan fungisida dengan dosis yang dianjurkan atau dengan merendam benih kedalam air panas sekitar 55 derajat celsius selama 15-30 menit.
  • Penyeleksian benih, benih yang baik jika direndam dalam air akan tenggelam.
  • Rendam benih selama kurang lebih 12 jam atau sampai benih terlihat pecah agar benih cepat berkecambah.

Penyemaian dilakukan dengan menaruh benih di tray atau polibag kecil sedalam 0,2-1,0 cm.

1-penyemaian-benih-brokoli-kabartani

Media semai : campuran ayakan pupuk kandang matang dengan tanah halus dengan perbandingan 1:2 atau 1:1.

2. PENANAMAN

Media tanam gunakanlah campuran pupuk kandang, kompos dan tanah, bisa juga tambahkan pupuk kimia sebagai pupuk dasar. Kalau saya hanya menggunakan tanah, pupuk kandang dan kompos saja sudah cukup.

Setelah bibit memiliki 3-4 helai daun atau berumur 1 bulanan, dilakukan penanaman dipindah ke polybag, pot atau lahan yang sudah disiapkan.

4-brokoli-umur-3-minggu-kabartani

3. PERAWATAN

Pemupukan

Pemupukan dilakukan pada 1 minggu setelah tanam, 3 minggu setelah tanam dan 5 minggu setelah tanam. Jika melakukan pemupukan dengan melarutkan NPK berikan sekitar 1 sendok teh kedalam seember air, kemudian disiramkan keatas tanah sekitar tanaman.

5-tanaman-brokoli-tumbuh-subur-kabartani

Penyiraman

Penyiraman dilakukan pada pagi atau sore hari, kalau musim kemarau dilakukan 1-2 kali sehari terutama pada saat baru pindah tanam dan pada saat pembentukan bunga.

Perkirakan saja, kalau tanaman terkena hujan ya tidak usah disiram.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Apabila ada hama dan penyakit yang memerlukan tindakan pengendalian bisa dilakukan manual atau penyemprotan dengan pestisida.

Tanaman saya hanya ada beberapa hama yang masih bisa dieksekusi dengan tangan, tapi kalau serangan hama masif tentunya perlu dilakukan penyemprotan pestisida.

Perempalan

Ketika tanaman sudah mau berbunga, maka diketiak daun yang dekat dengan calon bunga akan muncul tunas-tunas tanaman baru, agar pertumbuhan terfokus ke calon bunga maka perlu dilakukan perempalan tunas-tunas tersebut.

6-proses-perempelan-daun-brokoli-kabartani

Sebenarnya perempalan ini hanya opsi saja, jika ingin bunganya banyak, maka tunas-tunas tadi dibiarkan saja. Pilih bunganya satu gede atau banyak tapi kecil-kecil. Tunas hasil perempalan jangan dibuang ya, lebih baik disayur juga enak kok.

7-tanaman-brokoli-sudah-mulai-berbunga-kabartani

Setelah mulai berbunga, jika anda ingin bunga brokoli berwarna hijau terang maka daun-daun tua tanaman diikat ke atas untuk menutupi bunga yang sedang tumbuh, fungsinya jelas yaitu melindungi bunga dari paparan sinar matahari langsung.

4. PANEN

Pada saat masa bunga mencapai ukuran maksimal, atau ketika tanaman brokoli telah berumur 55-100 hari, (tergantung varietas atau kultivar tanaman), barulah brokoli siap dipanen. Brokoli yang sudah dipanen selanjutnya diletakkan di tempat yang teduh sebelum dilakukan proses penyortiran.

8-brokoli-siap-panen-kabartani

Sortir dilakukan berdasarkan diameter kepala bunga yang terbagi 4 kelas yaitu : 30 cm, 25 – 30 cm, 20 – 25, dan 15 – 20 cm. Untuk penyimpanan, sebaiknya diletakkan di ruang gelap pada temperature 200 C, dengan kelembaban 75 -85 %, atau di dalam kamar dingin dengan temperatur 4,40 C dengan kelembaban 85 -95 %.

Simak juga Budidaya Sayuran Secara Hidroponik Rakit Apung (Floating System)

Demikianlan informasi mengenai budidaya brokoli yang ditulis berdasarkan pengalaman Pak Sugeng Priyadi, semoga bermanfaat bagi sobat tani sekalian.

Jangan lupa, jika anda memiliki pengalaman dalam bertani, silahkan kirimkan artikel pengalaman anda untuk di publish di kabartani.com. Mari berbagi pengalaman supaya petani Indonesia semakin maju.

Loading...

TIDAK ADA KOMENTAR

BERI BALASAN