Petani Rumahan: Menanam Cabai Rawit Media Polybag

    Petani Rumahan: Menanam Cabai Rawit Media Polybag

    0
    Bagikan

    Kabartani.com – Menanam cabai rawit media polybag sangat mudah sekali untuk dilakukan, terutama bagi sobat tani yang baru pertama kali mau menanan cabai media polybag.

    Simak juga Panduan Menanam Cabai Dalam Pot Atau Polybag

    Menanam cabai rawit dapat dari bijinya, cara penanamannya pun sangat praktis karena tidak memerlukan lahan, sehingga perawatannya pun lebih mudah. Semua orang pasti sudah tidak asing lagi dengan tanaman bumbu dapur yang satu ini.

    Cabai rawit terkenal memiliki rasa yang pedas, walaupun ukurannya kecil. Cabai rawit sering digunakan untuk pembuatan sambel dan menu masakan pedas lainnya. Coba saja bayangkan jika tidak ada cabai, apa rasanya hidangan tanpa cabai?

    Lalu, bagaimana menana cabai rawit menggunakan media polybag? berikut tahapan-tahapannya.

    Persemaian

    Siapkan 3-5 lembar tisu di sebuah nampan, kemudian basahi dengan air secukupnya, kemudian tebarkan benih/biji cabai rawit di atas kertas tisu tersebut, kemudian taruh ditempat lembab, usahakan agar tisu tetap kering dalam keadaan lembab. Biarkan selama 3-4 hari atau sampai benih mulai berkecambah.

    1-penyemaian-benih-cabai-rawit-kabartani

    Pindahkan benih yang sudah berkecambah ke tray penyemaian atau polybag kecil, dengan memberikan tiap lubang satu benih. Kemudian ditaruh ditempat yang terlindung dari hujan langsung selama 4-5 minggu.

    Penyiapan lahan

    Siapkan tanah dan pupuk kandang atau kompos, diaduk rata. Kemudian dimasukkan kedalam polybag atau kaleng. Siram sampai basah.

    Penanaman

    Penanaman dilakukan pada bibit yang sudah berumur 4-5 minggu atau sudah memiliki 5 helai daun, setiap polybag diisi satu bibit, pemindahan secara hati-hati jangan sampai akar atau daunnya rusak.

    2-benih-cabai-siap-dipindahkan-kabartani

    Pemeliharaan

    Penyulaman dilakukan pada tanaman yang tidak sehat pertumbuhannya atau mati, ganti dengan bibit baru yang sehat dan bagus tetapi umurnya sama. Penyulaman dilakukan pada waktu 1-2 minggu setelah tanam.

    3-tanaman-cabai-ditaruh-di-tempat-terbuka-kabartani

    Pemberian ajir dilakukan 1-2 minggu setelah pindah tanam, ajir adalah penyangga tanaman agar nanti setelah besar tidak roboh, ajir terbuat dari bambu sepanjang 100 cm, ditancapkan sedalam 20-30 cm, ditancapkan dengan posisi miring keluar. Setelah lebih dari setengah bulan tanaman diikat ke ajir. Jarak ajir dengan tanaman adalah 10 cm.

    Perempelan semua tunas air (tunas yang keluar dari ketiak daun dibawah cabang pertama dirempel (pemotongan tunas), begitu juga dengan bunga pertama dan kedua pada cabang pertama juga dirempel, sedangkan bunga dan cabang selanjutnya dipelihara.

    4-tanaman-cabai-sudah-mulai-berbunga-kabartani

    Pengendalian Hama dan Penyakit dilakukan seperlunya saja, yaitu jika terlihat gejala adanya serangga atau penyakit. Untuk tindakan preventif disemprotkan pestisida seminggu sekali.

    Simak juga Membuat Pestisida Nabati Sendiri, Dengan Memanfaatkan Bahan Ramah Lingkungan

    Penyiangan dilakukan setiap ada gulma yang tumbuh, jadi seperlunya saja.

    Pemupukan dilakukan pada minggu ke-2, 4, 6 dan 8. Letakkan disekitar tanaman dalam bentuk lingkaran.

    Penyiraman dilakukan seperlunya saja semakin besar tanaman maka semakin sering disiram apalagi kalau tanaman sudah berbuga dan bebuah.

    5-buah-cabai-rawit-sudah-mulai-terbentuk-kabartani

    Pemanenan

    Panen pertama dapat dilakukan mulai 9 minggu setelah tanam , selanjutnya dilakukan pemanenan setiap 5-7 hari sekali.

    6-dalam-satu-pohon-mampu-menghasilkan-30-cabai-kabartani

    Demikianlah informasi mengenai Menanam Cabai Rawit Media Polybag, yang ditulis oleh Pak Sugeng Priyadi. Semoga informasi yang beliau share dapat bermanfaat bagi sobat tani sekalian.

    Simak juga Good Agricultural Practices (GAP) Budidaya Cabai Yang Baik dan Benar

    Bagi sobat tani yang ingin berbagi pengalaman dalam menanam cabai bisa mengirimkan artikelnya kepada kami via email ke redaksi.kabartani@gmail.com. Artikel yang memenuhi persyaratan akan kami terbitkan di kabartani.com. Mari saling berbagi ilmu agar petani Indonesia semakin maju.

    Loading...

    TIDAK ADA KOMENTAR

    BERI BALASAN