Populasi Wereng Hijau dan Strategi Pengendalian Penyakit Tungro Pada Padi

Populasi Wereng Hijau dan Strategi Pengendalian Penyakit Tungro Pada Padi

0
SHARE

Kabartani.com – Penyakit Tungro merupakan penyakit utama tanaman padi yang mengancam tanaman padi di sentra produksi padi Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan paling efektif ditularkan oleh wereng hijau (Nephotettix virescens).

Meskipun demikian kepadatan populasi wereng hijau umumnya rendah, dan hanya meningkat selama tanaman pada stadia vegetatif. Dinamika populasi wereng hijau dipengaruhi oleh kebiasaan pemencaran imago.

Simak juga Varietas Padi Toleran Terhadap Perubahan Iklim

Emigrasi ke tempat lain menyebabkan lama imago berada pada tanaman tempatnya untuk menetas menjadi pendek sehingga hanya sebagian kecil telur yang menetas.

Dengan adanya kebiasaan pemencaran imago, kepadatan populasi rendah sehingga kerusakan secara langsung jarang terjadi. Namun bila ada sumber virus, penyebaran tungro akan berlangsung meskipun kepadatan populasi vektor rendah.

Strategi pengendalian penyakit tungro berdasarkan karakter dinamika populasi wereng hijau dilakukan dengan menekan aktivitas pemencaran dan kemampuan vektor dalam memperoleh atau menularkan virus. Pemencaran dapat ditekan dengan tanam jajar legowo, tidak mengeringkan sawah, dan menggunakan jamur entomo patogen.

Kemampuan vektor untuk memperoleh atau menularkan virus dapat dikendalikan dengan menanam varietas tahan, eradikasi selektif gulma sumber inokulum atau tanam sistem tabela, dan menekan kemampuan mengisap vektor dengan antifidan.

Simak juga Good Agricultural Practices (GAP) Budidaya Padi Jajar Legowo Super

Untuk lebih jelas mengenai penyakit Tungro ini, bisa sobat tani simak ebook lengkapnya yang ditulis oleh I Nyoman Widiarta dari Balai Penelitian Tanaman Padi, di tautan dibawah ini.

Unduh