Hortikultura Buah-Buahan Ragam Buah Langka Pedalaman Kalimantan yang Belum Banyak Diketahui

Ragam Buah Langka Pedalaman Kalimantan yang Belum Banyak Diketahui

0
Bagikan

Kabartani.com – Daerah pedalaman kalimantan (borneo) sangat kaya akan tanaman buah-buahan yang unik. Seiring berjalannya waktu, khasanah keanekaragaman buah-buahan yang dulunya mudah kita jumpai.

Kini buah khas Borneo menjadi sesuatu yang tak lazim atau langka kita dapatkan, apalagi mencicipinya, kerinduan akan buah khas Borneo tersebut sering kali tak kesampaian.

Oleh karena itu, diharapkan adanya upaya pelestarian benih atau bibit buah langka tersebut perlu dikembangbiakkan lagi agar keragaman buah-buahan di Indonesia, khususnya di Kalimantan bisa dirasakan generasi mendatang.

Ada beberapa jenis dan macam buah-buahan borneo yang biasa tumbuh di hutan liar seperti :

1. Buah Lahung

1 Buah Lahung Khas Kalimantan (Borneo)- Kabartani

Merupakan spesies dari Durian yang kulinya berwarna merah berduri tajam, serta memiliki daging buah yang berwarna kuning menyala. Durian ini merupakan tanaman buah durian liar di alam liar kalimantan.

2. Buah Durian Merah

2 Durian Merah Khas Kalimantan (Borneo) - Kabartani

Duriah satu ini memiliki ciri khas yaitu daging buahnya berwarna merah merona, dengan ukuran buah agak kecil dari buah durian biasanya.

3. Buah Keledang

3 Buah Keledang Khas Kalimantan - Kabartani

Buah Keledang termasuk buah langka bumi Kalimantan. Bentuknya persis nangka. Demikianpun daging buahnya, hanya saja ukurannya mini. Buah keledang merupakan buah yang mulai terlupakan seiring dengan habisnya hutan-hutan alami.

Pohonnya dapat menjulang tinggi mencapai 30 meter dan berdaun lebar dan sedikit berbulu. Pohon keledang dapat berbuah sejak 5 tahun setelah tanam. Tumbuh diberbagai jenis tanah dan umumnya dihutan tropis dan penuh dengan humus.

4. Buah Pangi atau Buah Wanyi

4 Buah Pangi atau Buah Wanyi Khas Kalimantan - Kabartani

Buah ini mirip seperti buah mangga, merupakan buah liar hutan kalimantan, dagingnya berwarna putih, rasanya manis keasam-asaman dan memiliki aroma yang sangat tajam, serta bentuk buah yang melonjong.

5. Buah Ihau/Buah Mata Kucing/Buah Tangkuhis

5 Buah IhauBuah Mata KucingBuah Tangkuhis Khas Kalimantan - Kabartani

Buah ini memiliki bentuk dan rasa yang mirip seperti buah kelengkeng pada umumnya, tetapi kulinya berbentol-bentol kasar, memiliki batang atau pohon yang besar dan tinggi menjulang. Memiliki dua warna yaitu Hijau dan kecoklat-coklatan.

6. Buah Rambai

6 Buah Rambai Khas Kalimantan - Kabartani

Buah ini bergerombol dalam satu tangkai, mirip seperti buah duku, memiliki rasa manis-manis agak asam.

7. Buah Kapul

7 Buah Kapul Khas Kalimantan - Kabartani

Hampir mirip buah manggis, hanya kulitnya seperti kulit kayu, bedanya dengan
manggis, buah ini di ujung buah tidak ada seperti bintang seperti buah manggis. Daing buahnya ada yang berwarna kuning dan ada yang berwarna putih.

8. Buah Tarap

8 Buah Tarap Khas Kalimantan - Kabartani

Mirip sekali dengan buah sukun, kulitnya bagaikan karet yang tertata rapi, rasanya sangat manis.

9. Buah Asam Putar

9 Buah Asam Putar Khas Kalimantan - Kabartani

Juga mirip seperti buah mangga, uniknya bila pengen memakannya di iris tengahnya
lalu di putar sehingga berbentuk seperti setengah lingkaran.

10.Buah Dangu atau Buah Gitaan

10 Buah Dangu atau Buah Gitaan Khas Kalimantan - Kabartani

Juga mirip buah manggis isi buahnya, warna kulit buah berwarna orange, isi buah
berwarna orange juga, rasa buah asam kecut dan agak manis.

11. Buah Maritam

11 Buah Maritam Khas Kalimantan - Kabartani

Buah maritam, buah jenis rambutan tapi tidak berbulu, Rasa manis dan daging buahnya sama seperti rambutan.

Demikian informasi mengenai ragam dan macam jenis buah-buahan borneo yang agak langka ditemui di pasaran, serta masih banyak lagi jenis buah-buahan langka lainnya di pedalaman kalimantan yang hampir punah, dari berbagai jenis buah tersebut karena tumbuh liar di alam bisa mencapai umur ratusan tahun, dan tumbuhnya dari biji.

Dengan mulai langkanya jenis buah buahan tersebut penyelamatan plasma nutfah berupa buah-buahan lokal harus dilakukan agar keberdaaan buah lokal tetap terjaga.

Baca juga Mengatasi Kerontokan Bunga pada Tanaman Buah-Buahan

Ada bermacam cara perbanyakan tanaman seperti melalui okolasi atau penempelan mata tunas, sambung pucuk (Grafting), dan kultur jaringan, atau dengan cara vegetatif yaitu penyemaian biji buah, dengan cara sambung susu (penyambungan akar tanaman dari biji ke tanaman yang sudah berumur), sambung sisip dan berbagai cara lainnya dengan teknis agricultur pertanian.

Oleh : ELIE SURATNO, SP PPL KATINGAN, PROPINSI KALTENG

Loading...

BERI BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here