Soal Harga Cabai, Petani: Tergantung Tengkulak

    Soal Harga Cabai, Petani: Tergantung Tengkulak

    0
    Bagikan

    Kabartani.com – Kementan meminta petani tak terpengaruh harga cabai, khususnya harga cabai rawit merah, yang saat ini tengah naik. Akan tetapi, bagi petani, mereka tak terlibat dalam menentukan harga cabai.

    Simak juga Pengendalian Dan Obat Jika Tanaman Cabai Sudah Terserang Keriting Daun

    “Petani ndak bisa, tengkulaknya itu (yang menentukan),” ungkap Yudi, salah satu petani cabai di Desa Pakurejo, dusun kuwon, Kecamatan Hulu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, di Temanggung, Sabtu (7/1/2017).

    Tanggapan sama juga dilontarkan petani cabai lainnya yakni Nugroho, ia juga mengatakan hal yang sama. Ia mengaku, petani tidak bisa menentukan harga, atau bahkan menaikan harga dari produksi cabai miliknya.

    “Petani ndak bisa (tentukan harga) tergantung pengepulnya. Kalau petani ndak bisa,” ujar Nugroho.

    Mereka mengatakan, jika selama ini yang bisa menentukan harga cabai cuma tengkulak atau pengepul saja. Para petani hanya bisa menerima harga yang telah mereka tentukan.

    Walaupun begitu, mereka mengaku harga cabai di Temanggung sudah mengalami penurunan, dari sebelumnya dijual cabai rawit merah ke tengkulak dengan harga Rp 70.000/kg, kini turun menjadi Rp 50.000/kg.

    Simak juga Pencegahan Dan Pengendalian Hama Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai

    “Sekarang sudah turun, sebelumnya itu Rp 70.000/kg, trus kemarin itu sekitar Rp 50.000/kg, itu dijual ke pengepul,” kata petani di Temanggung.

    Loading...

    TIDAK ADA KOMENTAR

    BERI BALASAN