Teknik Budidaya Bambu

Teknik Budidaya Bambu

0
SHARE

KABARTANI.COM-Teknik Budidaya Bambu, Bambu termasuk tanaman berumpun yang hidup secara bergerombol, bambu biasa hidup ditanah pekarangan dan memberikan kesan rindang ketika berada dibawahnya.bambu mudah dijumpai disetiap daerah, karena pertumbuhannya dibilang sangat mudah.

Bambu banyak dimanfaat untuk segala sesuatu seperti tiang penyangga, sebagai tempat tumpuan genting seperti usuk,reng, bambu juga banyak digunakan untuk bahan kerajainan, untuk bahan anyaman seperti besek, kepang, gedek(dinding rumah semi permanen), dan masih banyak lagi kegunaan bambu yang lainnya.

Bambu termasuk tanaman berkayu yang memiliki sifat lentur tidak mudah patah, memiliki sifat yang kuat dan kokoh, selain itu bambu juga hidup bertahan lama, bisa puluhan tahun hampir ratusan tahun.

Bambu yang sudah tua biasanya akan mengeluarkan tunas, tunas tersebut yang akan tumbuh menjadi anakan bambu baru, untuk perkembangbiakannya bambu juga bisa dikembangkan dengan cara stek batang, spora pada batang.

Jenis-jenis bambu di Indonesia sangat banyak sekali mulai dari bambu petung, bambu wulung, bambu apus, bambu ori, bambu jawa, bambu hias, bambu cendana, dan masih banyak lagi jenis bambu yang lain yang ada di indonesia.

Selain bambu dimanfaatkan Kayunya ternyata bambu juga dimanfaatkan bonggol akarnya, oleh para pengrajin bonggol bambu, bonggol – bonggol tersebut dibuatlah berbagai barang kerajinan seperti bebek – bebekan dari bonggol bambu, dan masih banyak lagi jenis kerajinan yang lain, barang kerajinan tersebut pemasarannya sudah sampai luar negeri dan memiliki harga yang lumayan tinggi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan yang lebih baik.

Walaupun dibilang budidaya bambu sangatlah mudah, tetapi juga harus memiliki keahlian dan keterampilan yang cukup, agar bambu yang kita budidaya dapat tumbuh dengan subur dan memberikan hasil yang maksimal, untuk budidaya bambu ada beberapa teknik diantaranya sebagai berikut :

1. Pemilihan Bibit
Pilihlah Bibit bambu yang memiliki kuwalitas yang baik.

2. Persiapan lahan dan media tanam
Alangkah baiknya lahan yang digunakan untuk menanam bambu, sebelum bambu ditanam terlebih dahulu tanah diberi pupuk kompos dan dedaunan, dan biarkan lahan dalam kondisi seperti itu selama 2 bulan agar tanah terjadi pengomposan.

3. Setelah 2 bulan dan lahan sudah mengompos maka tanamlah bambu tersebut.

4. Perawatan
Lakukan penyiangan terhadap rumput-rumput pengganggu, kalo perlu berikan pupuk tambahan seperti pupuk organik dan lain sebagainya

5. Setelah tahapan-tahapan tersebut dilakukan biarkan bambu tumbuh dengan sendirinya, sampai dikira cukup bambu untuk ditebang untuk dimanfaatkan sebagai mana mestinya.

Demikianlah teknik budidaya bambu, semoga yang sedikit ini dapat menambah manfaat, selamat mencoba semoga sukses dan berhasil.