Tokulo, Tanaman Herbal Khas Pulau Wawoni Sebagai Obat Kanker

Tokulo, Tanaman Herbal Khas Pulau Wawoni Sebagai Obat Kanker

3
SHARE
Tanaman Herbal Tokulo Khas Pulau Wawoni Sebagai Obat Kanker - kabartani.com

KABARTANI.COM – Pasti kita sudah tidak asing lagi dengan penyakit kanker yang terkenal mematikan dan mampu menyerang siapa saja tanpa mengenal batas usia. Saat ini, sudah banyak bermacam tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah dan mengobati penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi setiap orang ini, diantaranya yaitu daun sirsak, kulit manggis dan daun tapak dara. Tapi, pernahkah Anda tahu atau pernah mendengar tanaman herbal bernama Tokulo?

Ya, memang saat ini belum banyak literatur yang membahas tuntas tentang tanaman herbal satu ini, baik itu karakternya, warna, bentuk maupun manfaat dari tanaman Tokulo itu sendiri. Namun, mayoritas masyarakat pedesaan di pulau Wawoni, Sulawesi Tenggara memanfaatkan tanaman Tokulo ini, sebagaimana yang mereka percaya Tokulo diketahui dapat mencegah kanker.

Baca juga artikel menarik lainnya:

“Tokulo itu hanya ada di Sulawesi Tenggara di Pulau Wawoni. Masyarakat di sana meyakini Tokulo dapat mencegah kanker bahkan ada juga masayarakat di sana yang sudah terkena kanker, kemudian diobati dengan Tokulo,” tutur ahli peneliti utama museum Etnobotani, Dra. Mulyati Rahayu.

Lebih lanjut Mulyati menjelaskan, Tokulo dapat mencegah kanker, cara penggunaannya yaitu dengan meramunya menjadi teh. Daun Tokulo yang sudah kuning dikeringkan terlebih dahulu, kemudian bisa diseduh untuk dijadikan teh. Ada cara lain, biasanya mereka mengambil daun muda Tokulo untuk dijadikan sayur yang dikonsumsi sehari-hari.

Karena khasiat dari tanaman herbal Tokulo ini sudah dirasakan sendiri oleh masyarakat di Pulau Wawoni, Sulawesi Tenggara, tak pelak para ahli medis alias dokter pun menganjurkan masyarakat untuk menanam tanaman herbal Tokulo tersebut di pekarangan rumahnya masing-masing.

“Tokulo ini bisa dijadikan teh maupun sayur. Herba ini pun sudah mulai dianjurkan oleh dokter untuk ditanam di pekarangan rumah,” pungkasnya.