Wacana Pemerintah Naikkan Harga Rokok Mencapai Rp 50.000 per Bungkus

Wacana Pemerintah Naikkan Harga Rokok Mencapai Rp 50.000 per Bungkus

0
SHARE

KABARTANI.COM-Wacana Pemerintah akan menaikkan harga rokok hingga mencapai nilai Rp 50.000 per bungkus.

Menurut “Anang Hermansyah ” selaku Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), meminta kepada  pemerintah agar mengkaji ulang kaitannya dengan wacana dinaikkan harga rokok.

tutur “Anang Hermansyah” dengan dinaikkan harga rokok yang angkanya berkisar Rp. 50.000 akan berdampak negativ, dikawatirkan akan banyaknya rokok yang beredar dipasaran yang tak bercukai.

Disamping itu jika harga rokok mahal dikawatirkan rokok yang bercukai tidak banyak yang terjual, karena hal tersebut disesuai dengan tingkat kemampuan masyarat untuk membeli rokok yang bercukai.

Di daerah-daerah penghasil tembakau hal tersebut pasti sangat berpengaruh. besar kemungkinan apabila harga rokok jadi naik dikawatirkan banyak pabrik rokok yang tutup karena produksi rokok mereka tidak banyak yang terjual.

Hal tersebut berpengaruh bagi para petani tembakau, jika banyak pabrik rokok pada tutup mereka akan kebingungan untuk menjual hasil tembakaunya.

Tidak hanya itu saja, mereka para karyawan pekerja di pabrik rokok pasti juga banyak yang diberhentikan.

Anang Hermansyah meminta kepada pemerintah agar kebijakan tersebut lebih proporsional, dengan melihat secara menyeluruh dampak lain, jika harga rokok dinaikkan.

Jakarta, Rabu (17/8/2016). Ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara di kantor Kementerian Keuangan. mengutarakan bahwa “Cukai rokok belum kami diskusikan lagi, pastinya pada setiap tahunnya pasti ada penyesuaian tarif cukainya.”